Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Struktur dan Kebahasaan Teks Cerita Sejarah / Novel Sejarah

TEKS CERITA SEJARAH/NOVEL SEJARAH

Novel sejarah tergolong ke dalam rekon imajinatif, artinya novel yang didasarkan atas fakta-fakta sejarah yang dikisahkan kembali dengan sudut pandang yang lain, misalnya emosi, kegemaran, dan keluarga. Secara singkat novel sejarah diartikan sebagai cerita fiksi/karangan imajinatif yang bersumber dari cerita-cerita  sejarah.

A. Struktur Novel Sejarah

1. Pengenalan Situasi Cerita (exposition, orientasi) : berisi pemaparan latar (tempat, waktu, suasana) dan pengenalan tokoh.

2. Pengungkapan peristiwa: berisi 1 masalah/peristiwa awal.

3. Menuju Konflik (rising action): masalah meningkat, berisi 2 atau lebih masalah/peristiwa.

4. Puncak Konflik (turning point, komplikasi): masalah makin rumit dan hampir terselesaikan.

5. Penyelesaian (evaluation, resolusi): akhir cerita/nasib akhir tokoh.

6. Koda: komentar penulis terhadap keseluruhan isi cerita. Biasanya struktur ini jarang muncul dalam novel sejaran.

B. Kebahasaan Novel Sejarah

1. Menggunakan banyak kalimat bermakna lampau. Ciri: menggunakan kata telah, pada waktu itu, Dahulu kala, Di masa itu.

2. Menggunakan konjungsi kronologis/temporal: kata hubung yang menyatakan urutan waktu. Seperti: sejak saat itu, setelah itu, mula-mula, kemudian, lalu.

3. Menggunakan kata kerja material: kata kerja yang menggambarikan suatu tindakan (sesuatu pekerjaan yang bisa dilihat dengan mata. Contoh: bekerja, memaparkan, mengajak, dsb,

4. Menggunakan kata kerja mental: kata kerja yang menyatakan sesuatu yang dipikir/dirasakan (sesuatu pekerjaan yang tidak bisa dilihat dengan mata. Contoh: mencintai menginginkan, mengharapkan, dsb,

5. Menggunakan kalimat tidak langsung. Cirinya menggunakan kata: "menurut, mengatakan bahwa, menyatakan, dsb.

6. Menggunakan dialog. Ciri dialog: menggunakan tanda petik dua ("....")

7. Menggunakan kata-kata sifat. 

- kata sifat menunjuk keadaan, contoh: sakit, sehat, bahagia, kaya, miskin, dll.

- kata sifat menujuk jumlah: banyak, sedikit, terbatas, dll.

-kata sifar menunjuk karakter: baik, ramah, disiplin, cerdas, jujur, dll.


Kisi-kisi PTS bahasa Indonesia kelas XII T.P 2023/2024:

1. Siswa dapat menentukan sistematika surat lamaran pekerjaan

2. Siswa dapat memperbaiki penulisan surat lamaran pekerjaan

3. Siswa mampu memperbaiki penggunaan tanda baca dan penggunaan huruf kapital pada surat lamaran pekerjaan

4. Menentukan struktur teks novel sejarah

5. Menentukan latar dan penokohan pada novel sejarah

6. Menentukan konjungsi temporal pada teks novel sejarah

7. Menentukan kata kerja material dan kata kerja mental pada teks novel sejarah

8. Menentukan kata baku pada teks novel sejarah

9. Menentukan makna kias pada novel sejarah

10. Menentukan nilai budaya yang terkandung dalam novel sejarah

11. Menentukan majas simile

12. Menuliskan pesan dalam novel sejarah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MATERI SURAT LAMARAN PEKERJAAN

JENIS, SISTEMATIKA, DAN KEBAHASAAN SURAT LAMARAN PEKERJAAN

A. Jenis Surat Lamaran Pekerjaan
     Surat lamaran pekerjaan dikelompokkan ke dalam 2 jenis:

  1. Surat Lamaran Pekerjaan yang digabungkan dengan dengan riwayat hidup (Curriculum Vitae), disebut juga model gabungan. 
  2. Surat Lamaran yang dipisahkan dengan dengan riwayat hidup (Curriculum Vitae), disebut juga model terpisah. (Model ini yang paling sering digunakan)


B. Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan
1. Tempat dan tanggal pembuatan surat
    Terletak di pojok kanan atas surat dan tanpa tanda titik di akhir.
2. Lampiran dan hal/perihal
    - Jumlah lampiran ditulis sesuai lampiran yang dituliskan dalam isi surat.
    - Penulisan lapiran tidak boleh disingkat.
    - Angka dalam lampiran ditulis dengan huruf.
    Contoh:
    Lampiran: Lima lembar
    Hal: Lamaran Pekerjaan
3. Alamat Surat
    - Tidak menggunakan kata "Kepada", langsung menggunakan "Yth".
    - Apabila menuliskan Nama disertai Jabatan tidak boleh menyebut lagi bapak/ibu
    - Penulisan Jalan pada alamat tidak boleh disingkat Jl. / Jln.
    - Tidak menggunakan tanda titik ditiap akhir barisnya
    Contoh:
    Yth. dr. Nuri Handayani
    Jalan Tarumanegara Nomor 02, Laweyan
    Surakarta
4. Salam Pembuka
    (Dengan hormat, )
5. Kalimat pembuka
    (Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan......)
6. Isi, terdiri atas identitas singkat;maksud dan tujuan;menyatakan lampiran
7. Kalimat Penutup
    (Demikian surat lamaran pekerjaan ini........)
8. Salam Penutup
    (Hormat saya,)
9. Tanda tangan dan nama terang
    Terletak di pojok kanan bawah surat

C. Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan
  1. Menggunakan bentuk surat yang standar
  2. Menggunakan bahasa yang baik dan benar
  3. Menggunakan kata-kata yang sopan
  4. Menggunakan kata pengantar yang jelas, singkat, padat, informatif, dan tepat sasaran
  5. Tulisan bersih, mudah dibaca, dan sesuai dengan kaidah ejaan

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan
Sumber: http://ben-jobs.blogspot.com/2016/02/surat-lamaran-kerja-lampiran.html

Contoh Daftar Riwayat Hidup


https://www.akseleran.co.id/blog/contoh-surat-riwayat-hidup/




Sumber:
Suryaman, Maman, dkk. 2018. Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (dengan penambahan)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS